MY LOVE STORY
Engkau datang seperti fajar mentari yang muncul dari pagi
Aku merasa hangat saat engkau menyelimuti
Susah senang sepanjang hari aku lakukan bersamamu
Namun saat malam tiba..
Semuanya menjadi dingin
Dan kemanakah engkau???
Di saat seperti ini engkau pergi
Namun aku tahu itu bukan hal yang salah,
Melainkan karna itu takdir!!
Takdir yang memisahkan kita selama 12 jam
Namun bagaimana jadinya jika 1 detik bagaikan 1 hari?
Rasanya... terasa semua hilang
Malam yang panjang juga Siang yang singkat
Menyatukan kita
Kini aku tahu, engkau bukanlah mentari yang cerah
Bukan juga Bulan yang terang
Kini bagiku engkau adalah langit yang menjadi tempat sandaran
Dimana siang dan malam terjadi
Meskipun begitu,
Aku hanyalah bumi dan engkau hanyalah langit
Yang tidak bisa menyatu
Tak terasa..
Jalan yang aku telusuri terlalu jauh
Di mana jalan itu adalah jalan yang menuju dirimu
Engkau yang selalu menungguku di ujung jalan
Dan aku yang selalu jalan menggapaimu
Bagaikan berjalan menyusuri jalan yang tak pernah ada ujungnya...
Lelah..
Ku mengejarmu
Seandainya dirimu sebagai jalan
Yang memperpendek jalanmu untuk jalannya diriku
Agar cepat sampai
Mungkin bisa saja aku sampai kepadamu
Tapi jika engkau sendiri selalu mengulurkan jalanmu untukku
Sampai kapanpun aku takkan bisa menggapaimu
Tanpa jalan yang di dekatkan padaku
(Widya Rahayu: My Love Story)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar